Wisata Pendulangan Intan Cempaka Banjarbaru

Legendaris Sejak Tahun 60an, Wisata Pendulangan Intan Cempaka Banjarbaru Selalu Ramai Pengunjung

Membicarakan Kalimantan tentu tak bisa jauh-jauh dari kekayaan alamnya, seperti batu bara, migas, hingga emas dan intan. Salah satu lokasi pendulangan intan yang masih dilakukan secara tradisional berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Berada di sepanjang aliran Sungai Tiung, wisatawan baik domestik maupun mancanegara masih banyak mendatangi area yang jaraknya sekitar 48 kilometer dari Banjarmasin. Mumpung ada di Banjarmasin, tak ada salahnya menyempatkan waktu sejenak untuk melihat wisata pendulangan intan Cempaka Banjarbaru yang legendaris ini.

Ngetop Sejak tahun 1965

Nama Kecamatan Cempaka mulai tersohor saat ditemukannya intan dengan kualitas tinggi seberat 167 karat. Bahkan dari cerita pendulang, ukuran intan ini hampir sebesar telur puyuh. Oleh Presiden Soekarno, intan ini diberi nama Trisakti. Kabar ini menarik perhatian media massa, apalagi disusul dengan penemuan intan Galuh Pumpung denga berat 98 karat di tahun 1990 dan Intan Putri Malu dengan berat 200 karat di tahun 2008 yang lalu.

Dilakukan Masyarakat Secara Tradisional

Menjejakkan kaki di Kecamatan Cempaka, kamu akan disuguhi pemandangan masyarakat setempat yang mencoba menemukan emas dan intan di antara pasir dan lumpur dengan menggunakan metode tradisional. Setelah dipisahkan dari bebatuan, tanah bercampur air akan jatuh ke kolam buatan dan disaring oleh para pendulang dengan menggunakan alat yang disebut Linggangan. Di sinilah kesabaran pencari intan ini diuji karena proses menyaring intan dari pasir dan air yang melekat tak mudah, dan belum tentu mendapatkan hasil yang diharapkan.

Ada 2 Kawasan Pendulangan

Di Sungai Tiung, Cempala yang dijadikan lahan pendulangan akan terbagi menjadi dua kawasan, yaitu Pumpung dan Ujung Murung. Biasanya para pendulang akan turun ke kolam buatan mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore dan dalam kelompok yang berjumlah 9 hingga 10 orang. Namun tiadk setiap hari mereka melakukan pekerjaan tradisional ini, karena mendapatkan libur di hari Jumat.

Bisa Membeli Intan Secara Langsung

Selain wisatawan lokal, wisatawan dari Australia, Jepang, Amerika Serikat, hingga Arab Saudi juga sering mengunjungi wisata pendulangan intan Cempaka. Selain dapat melihat aktivitas pendulangan intan dan emas secara tradisional, pengunjung pun dapat membeli langsung batu intan yang didapat oleh para pendulang. Tapi jika ingin membeli atau melihat intan yang sudah diolah menjadi perhiasan cantik, mampir saja ke Pasar Permata Cahaya Bumi Selamat yang berjarak 5 kilometer dari Kecamatan Cempaka.

Butuh waktu yang cukup lama dari Banjarmasin untuk sampai ke lokasi wisata pendulangan intan Cempaka. Jangan sampai perjalananmu terganggu, sejak awal booking https://nasirrental.com/ yang menyediakan berbagai mobil lengkap dengan supir profesional dengan harga sewa Mobil murah Banjarmasin, serta mengutamakan keamanan dan kenyamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *